Sebuah kenangan yang kini telah hilang
Terlupakan dengan waktu yang berjalan
Kenangan tentangmu tidak terlupakan
Maafkan aku ketika kamu ada aku hiraukan
Dan kini semua menjadi sebuah kenangan
Sebuah blog yang berisi dengan tulisan, tulisan, dan tulisan. (dan tulisan lagi)
Air mengalir dengan sendiri nya
Bebatuan yang menghalang tatkala akan terhanyut olehnya
Namun dengan bertemunya sungai dan danau
Air akan menghilang bersama laut...
Tiada rintik air jatuh darinya.
Bagaikan batu yang keras menahan terjunan air yang besar
kuyakin sudah terkoyak dalamnya
bagaikan atap bocor yang ditambal
Aku tidak mengasihani batu itu
Tapi aku ada untuk batu itu
Kami, angin yang akan mengalihkan air
Bintang tanpa bulan
Tampak sedih bukan?
Tapi bulan tanpa bintang
Terlihat kesepian bukan?
Bulan terkadang muncul tanpa bintang
Begitu juga dengan bintang
Memang semestinya
Bulan muncul tanpa bintang
Bintang muncul tanpa bulan
Memang semestinya
Namun ketika berdua
Senang sekali terlihat
Terasa berat hatiku. Sungguh.
Ketika aku memasuki ruangan aku terasa berat.
Dimana aku harus menjadi salah satu penopang ruangan ini.
Hari demi hari.
Hatiku terus terkoyak namun ragaku tetap tegar
Mungkinkah hati yang terkoyak mampu menopang badan ini?
Aku takut
Sungguh
Aku takut
Apabila aku terjatuh siapakah yang akan menopang ruangan itu?
Apakah hatiku masih akan tetap kuat?
Sungguh aku disini terkoyak
Tapi badan tetap bertahan